Pulsa Dulu Pulsa Sekarang

Sms ga pernah, nelpon ga pernah…

Aku ga punya pulsaaa!

Tahu kata-kata di atas kan? Adegan lebay yang bikin Sule nangis(-nangisan) bombay..he he…

Nampaknya sekarang pulsa sudah merangsek naik status jadi kebutuhan primer. Siapa sih yang tidak butuh komunikasi?

Pulsa dulu, pulsa sekarang. Perlu anggaran tersendiri untuk memenuhi kebutuhan yang satu ini. Saat masih mahasiswa, biaya untuk pulsa maksimalnya paling hanya 50rb/bln. Sekarang? Bulan lalu pulsa saya habis >100rb. Itu pun hanya untuk sms dan telpon saja. Belum ditambah pulsa internet (modem). Jika memakai smartphone, tentu harus ada biaya tambahan lagi untuk beli paketnya. Semakin besar saja kocek yang harus dikeluarkan.

Sebesar apapun itu, biaya untuk pulsa adalah pengeluaran yang tidak bisa dihindari. Namun, sekurang-kurangnya bisa diminimalkan. Kita harus jeli melihat paket promo dari provider seluler yang kita pakai. Semoga rezeki kita cukup untuk memenuhinya. Jangan sampai kita harus membuat excuse seperti iklan di atas. Aku ga punya pulsaaa! He he…

Advertisement

About Dida Sadariksa

Seseorang yang mencintai dunia jurnalis, namun kini "terdampar" pada profesi sebagai engineer. Bercita-cita menjadi pengusaha, namun masih berkutat pada level kuli alias pekerja. Berputar menjadi sesuatu yang bukan kita, demi bisa menjadi diri kita lagi. -Dee- View all posts by Dida Sadariksa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s