Menabung di Bank Muamalat

Kemarin siang bada shalat zuhur, saya mampir ke Bank Muamalat Capem Salman untuk setor tabungan. Sudah lebih dua tahun berlalu sejak saya mulai membuka rekening di sana. Tercatat tanggal pembukaan rekening saya adalah 4 Agustus 2008.

Bank Muamalat Capem Salman ITB

Mengapa Bank Muamalat?

Sebenarnya saya hanya ingin membuka rekening di bank syariah untuk menghindari bunga bank yang (menurut ketetapan para ulama) bersifat riba. Nah, kebetulan Bank Muamalat ini adalah bank terdekat di sekitar kampus dan Salman. Oleh karena itu, saya membuka rekening di sana.

Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah Menghalalkan jual beli dan Mengharamkan riba. Barangsiapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti (dari mengambil riba), maka apa yang telah diperolehnya dahulu (sebelum datang larangan) menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barangsiapa yang mengulangi, maka mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

―Q.S. Al Baqarah ayat 275

Cara membuka rekening di Bank Muamalat

Sangat mudah untuk membuka rekening di Bank Muamalat. Cukup membawa KTP dan uang setoran awal. Proses pembukaannya akan dibantu oleh si mas / mbak customer service. Ada beberapa jenis tabungan dan deposito yang bisa dipilih. Bukan kapasitas saya untuk menjelaskannya di sini. Langsung saja datang ke Bank Muamalat terdekat dan tanya sejelas-jelasnya kepada petugas..he he.. Proses pembukaannya cepat kok. Paling lama hanya setengah jam (di luar waktu mengantri).

Ganti buku tabungan

Jika buku tabungan sudah penuh, Anda bisa meminta buku tabungan yang baru. Seperti saya kemarin. Itu pertama kalinya saya ganti buku tabungan karena penuh..he he…

Nyok kita nabung di bank Muamalat syariah!

Buku tabungan lama saya

About these ads

19 responses to “Menabung di Bank Muamalat

  1. mas saya boleh minta pendapat anda? menurut transaksi yang ada di bank muamalat sudah termasuk dalam katagori syariah belum ? mksh sebelumnya :)

      • bisa minta alasannya ??
        saya ada tgs dari kmpus wawancara tman yg punya tabungan d bank islami. mohon bantuannya mas. :)

        • sepengetahuan saya, transaksi di bank muamalat bersandar pada sistem bagi hasil (profit sharing). ada nisbah pembagiannya. keuntungan yang diperoleh nasabah akan tergantung pada besar kecilnya keuntungan yang diperoleh bank.

          beda dengan bank konvensional yang bersandar pada sistem bunga (riba). dimana kita tahu berapa persen yang akan kita terima dari simpanan di bank tsb.

          mengenai detail sistem transaksinya, saya termasuk awam di bidang ini. silakan tanya pada ahlinya.

          salam

  2. Sama aja. Muamalat juga kulakan duit dari BI, dan seperti kita ketahui kita tidak lepas dari BI, jadilah enterpreneur, hindari deposito, hindari riba, pergunakan bank hanya sebagai alat mempermudah transaksi, tanpa pinjaman dan deposito, apalagi bank yang kini dikuasai asing seperti BTPN, hati2! Sekarang gali potensi diri, simpan emas sebagai tabungan, dan berinvestasi disektor riil untuk melepaskan diri dari sistem dan tataniaga dajal!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s