Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia.
Itu yang diucapkan guru SMA saya pada suatu ketika. Sungguh humanis. Sayang itu hanyalah konsepsi ideal. Karena apa yang saya lihat hari ini tidaklah begitu.
Bagaimana mungkin kita memanusiakan manusia jika produk dari pendidikan adalah keputusasaan? Seorang anak remaja menenggak racun serangga karena ia tidak lulus UN.
Bagaimana mungkin kita memanusiakan manusia jika produk dari pendidikan adalah kekerasan? Tawuran antar pelajar atau bentrokan para mahasiswa. Anarkis.
Bagaimana mungkin kita memanusiakan manusia jika produk dari pendidikan adalah penipuan? Plagiarisme menjadi noda yang amat mencoreng dunia pendidikan kita.

Kita perlu berbenah. Segera.
Demi terciptanya idealisme pendidikan itu sendiri. Pendidikan yang mampu memanusiakan manusia.
Selamat Hari Pendidikan Nasional.
***
Bandung, 2 Mei 2010
Dida Sadariksa
semoga semakin banyak yang peduli akan pendidikan, ikhlas membanngun, terus kumandangkan misi pendidikan yang sebenarnya, agar anak-anak negeri tidak menjadi korban keangkuhan, kesombongan, arogansi. semoga tuhan selalu bersama meridoi kita yang mau memikirkan nasib negeri. semoga bangsa kita tidak melupakan perjuangan Ki Hajar Dewantara yg setiap tahun kelahirannya kita peringati sebagai hari pedidikan nasional.
amiin… bentuk konkrit pemerintah yang menurut saya paling urgen adalah meningkatkan kesejahteraan guru2 kita, agar mereka tidak lagi harus mencari penghasilan di luar.
tugas kita semua untuk membenahi dunia pendidikan ini…..
demi cita-cita dan masa depan kita semua…..