Beberapa hari yang lalu saya menonton film Final Destination 4. Jalan cerita filmnya gampang ditebak. Sama dengan Final Destination sebelum-sebelumnya, berkisah tentang beberapa orang yang selamat dari kematian setelah salah seorang dari mereka mengalami sebuah “vision” tentang kematian yang akan menimpa mereka.
Beberapa hari kemudian muncul kejadian aneh. Satu persatu dari mereka mati dengan urutan yang sama persis dengan yang ada dalam “vision” tersebut. Muncul sebuah ide untuk memutus rangkaian kematian ini dengan menyelamatkan orang berikutnya yang akan mati. Maka dimulailah perjuangan melawan kematian ini. Singkat cerita, pada akhirnya tak ada seorang pun yang dapat mencegah kematian. Semua tokoh dalam film ini menemui ajalnya masing-masing.
Kematian dan filosofi kehidupan
Pada dasarnya semua yang hidup akan mengalami kematian, tanpa terkecuali. Namun, waktu dan bagaimana caranya itu datang menjadi rahasia Allah SWT. Hal itu telah dituliskan jauh-jauh hari sebelum dunia ini diciptakan. Tertulis di Lauh Mahfuz. Ya, itulah Maha Hebatnya Allah, semua yang kita jalani sekarang ini telah tertulis. Kita hanya menjalani hidup sesuai dengan skenario yang ada. Dan untungnya semua itu dirahasiakan. Bayangkan jika Anda tahu kapan kematian akan datang, apa yang Anda rasakan?
Kembali ke film Final Destination 4, efek-efek di film ini memperlihatkan kronologis kematian yang datang menghampiri para tokohnya. Ada yang mati di kolam renang karena badannya tersedot oleh pompa kolam, mati terseret mobil, dan cara-cara kematian yang lainnya.

Jujur saya merasa gundah setelah menonton film ini.
Sepanjang film hati dan perasaan ini diobrak-abrik oleh sebuah pertanyaan sederhana namun sangat menyesakkan: bagaimana dan kapankah saya mati? Saya merinding. Tersadar bahwa saya masih jauh dari siap untuk kembali kepada-Nya.
Saya harus memiliki bekal yang cukup jika kematian itu datang. Kesadaran ini membuat saya ingin terus memperbaiki diri. Ingin mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Ya Allah, golongkanlah hamba ke dalam hamba-hamba-Mu yang husnul khatimah. Amiin.
kak dida,,berkunjung ke blognya aknag^^
ya kang
sama persis, saya jg pas nonton itu jg jd mikir ttg kematian..
mana nontonnya malem pula
jd terpacu utk memeprbaiki diri sblm ajal menjelang
wa juga pernah nonton final destination 4 tapi ada joroknya juga…
dan yg paling serem adalah pas orang lagi berenang kesangkut pembuangan air dan masuk ke pembuangan air yg sgt sempit.. pokoknya serem dech… dan juga pas balapan nascar ada sepasang suami istri badannya terbelah jdi dua..
gk tau sama apa soalnya gambarnya gk jelas….
yg paling ngeri tuh yg cewe pke bj biru mati hancur stelah trkena mesin mbil…smpe otaknya keluar…serem bget…tpi fd 1 2 3 tidak klah seru lgi..
pling seru sich yang mati pertma kli.kepalanya hancur gara” terkna lemparan ban mobil,,,,
iH……….
dlhatnya kya’ gmn……… gtuch
film ini bnr” mmacu adrenalin.
Semua Film Final Destination dari 1 – 4 Seram abiss . . . dh . .
kadang” aku sampai nutup mata kalau ngeliat krban berikutnya . .
habisnya, matinya pada sadis sich . . . hebat bgt peran Sutradara & Produser yang membuat ceritanya. setiap orang mati dengan cara yang berbeda- beda,,,
sukses bwt Final Destination , , , !!!